Obat Tradisional Sakit Pankreas Dengan Sari Mengkudu

Obat Tradisional Sakit Pankreas  Tahitian Noni Pace Dengan Kandungan Sari Mengkudu, Zat Iridoid Dan Zat Bioaktif Dipercaya Dapat Mengobati Sakit Pankreas Anda

Obat Tradisional Sakit Pankreas

 

01

Obat tradisional sakit pankreas merupakan obat tradisional yang bisa dipilih bagi penderita sakit pankreas. Obat tradisional ini merupakan obat tradisional yang bisa dipilih karena tidak memiliki efek samping dan zat kimia yang berbahaya. Pankreas merupakan organ yang ada di dalam perut manusia, letaknya berdekatan dengan usus 12  jari. Bisa Anda bayangkan jika seseorang terkena sakit pankreas, tidak hanya pankreas saja yang akan terkena dampaknya namun dampak itu bisa berimbas ke usu dan juga ke perut. Bahkan perut pun bisa terkena iritasi akibat enzim yang ada di saluran pankreas. Enzim yang seharusnya ada di saluran pankreas dan menuju ke usus 12 jari malah berada di aliran darah. Enzim itulah yang bisa mengiritasi perut dan organ lainnya. Jika sudah menderita sakit pankreas Anda pelu mencari obat tradisional sakit pankreas.

Obat tradisional sakit pankreas

Bagi Anda yang menderita penyakit ini jangan berkecil hati, karena ada ramuan yang bisa Anda coba buat untuk mengobati sakit pankreas Anda. Tuhan telah menyediakan banyak tummbuhan yang bisa dimanfaatkan oleh manusia, alam yang telah diciptakan oleh Tuhan menyimpan beribu-ribu tumbuhan yang bermanfaat. Manusia tinggal mengolahnya dan memanfaatkannya. Bagi Anda yang ingin membuat obat tradisional sakit pankreas bisa mencoba ramuan berikut ini :

  1. Daun Sirsak, Benalu Jati Dan Kunyit Putih Yang Bergerombol

Selama ini kita memang mendengar daun sirsak berkhasiat dalam mengobati penyakit kanker. Namun rahasia terbesar adalah daun sirsak tidak akan bekerja maksimal jika hanya daun sirsak saja namun daun sirsak harus dicampur dengan ekstra daun lainnya. Daun sirsak haruslah dicampur dengan daun benalu jati yang merupakan daun langka, setelah itu dicampurkan dengan kunyit putih. Caranya sangat mudah sekali,  cuci bersih kunyit putih tanpa harus menghilangkan batangnya, setelah itu rebus satu gerombol kunyit putih bersama daun sirsak dan benalu jati sampai mendidih. Kemudian saring dan minum air rebusannya tiga kali sehari.

  1. Daun Kunci

Daun kunci sangat bermanfaat bagi penyakit kronis seperti jantung, pankreas, limfa dan lambung, usus halus, usus besar dan penyakit kronis lainnya. Jenis tanaman ini merupakan tanaman lunak dan batang tanamannya berwarna kuning. Batang, daun dan buahnya begitu muda dan bisa dijadikan sayur. Rasanya sedikit pedas. Tumbuhan ini bisa tumbuh di dataran tinggi maupun di dataran rendah dan tumbuh di tanah yang banyak mengandung air. Cara membuat ramuannya pun sangat mudah sekali, cuci bersih daun kunci kemudian rajang, setelah itu rebuslah menggunakan tiga gelas air hingga menjadi satu gelas saja. Minum secara teratur sebanyak satu gelas perhari.

  1. Jus Mengkudu

Obat tradisional sakit pankreas  yang bisa Ada buat adalah jus mengkudu. Mengkudu merupakan buah yang multifungsi, selain bermanfaat dalam menurunkan gula darah, menurunkan tekanan darah tinggi dan masih banyak penyakit lainnya. Caranya sangat mudah yaitu cuci bersih mengkudu, kupaslah kulitnya kemudian juslah menggunakan air matang. Minum sebanyak tiga kali sehari.

Obat tradisional sakit pankreas Yang Mujarab

pankreas28Obat tradisional yang bisa Anda konsumsi adalah Tahitian Noni Pace. Tahitian Noni Pace merupakan obat herbal yang terbuat dari sari mengkudu pilihan yang diambil dari Pulau Tahiti. Pulau Tahiti merupakan penghasil mengkudu dengan kualitas terbaik. Kandungan yang ada di Tahitian Noni Pace dipercaya dapat mengobati sakit pankreas yang Anda derita sebab mengandung zat iridoid dan zat bioaktif. Bagi Anda yang menderita sakit pankreas konsumsilah Tahitian Noni Pace sebagai obat tradisional sakit pankreas.

Deskripsi : Obat tradisional sakit pankreas yang bisa Anda konsumsi adalah Tahitian Noni Pace dengan kandungan sari mengkudu, zat iridoid dan zat bioaktif dipercaya dapat mengobati sakit pankreas Anda.

Testimoni Diabetes

Diabetes Melitus | Testimoni Kesembuhan Mirna. S. Prasaja Dari Diabetes Melitus

Penyakit diabetes melitus yang diderita Mirna S. Prasaja. Bukan karena pola hidup yang tidak sehat semata, namun sakit yang ia derita merupakan warisan genetik dari orang tua yang juga menderita diabetes melitus. Awalnya, Mirna tidak menyadari penderitaannya, baginya sering buang air kecil dan lemas-lemas adalah hal biasa dan wajar. Namun lambat laun hal itu menganggu hidupnya. Karenanya Mirna mencoba mencari jawabannya melalui ilmu medis. Kekhawatiran Mirna terjawab, dokter menyatakan bahwa gula darahnya tinggi, begitu juga dengan SGOT, SGPT serta diketahui pula bahwa Mirna mengalalami asam urat yang tinggi. “Informasi tersebut cukup mengejutkan saya, namun saya hanya bisa pasrah dan menurut saja apa yang dianjurkan dokter” ujar Mirna. Beberapa hari berikutnya sang Paman yang mendengar hal tersebut menyodorkan Mirna Tahitian Noni Juice untuk membantu meminimalisir deritanya. Dalam hitungan minggu, gula darah, SGOT, SGPT dan asam uratnya turun drastis. Yang lebih mengejutkan Mirna adalah luka di ibu jari yang tidak sembuh selama berbulan bulan, akhirnya sirna dengan mengompresnya dengan Tahitian Noni Juice selama seminggu. Ketakjuban Mirna akan khasiat Tahitian Noni Juice bertambah ketika Tahitian Noni Juice menurunkan demamnya yang tinggi ketika menderita Tipus, “Dosisnya 20cc setiap jam sekali, Alhamdulillaah trombosit saya kembali normal. Saya merasa bersyukur atas mukjizat yang diberikan ALLAH SWT melalui Tahitian Noni Juice” cerita Mirna.

KencingManis | Testimoni Kesembuhan Sriyati Dari KencingManis Komplikasi Ganggren

Vonis amputasi sudah sempat dilayangkan pihak medis kepada Ibunda kami, Sriyati, ujar M. S. Yahya, putra Sriyati yang menetap di Blitar, Jawa Timur. Sejak saya duduk dibangku SMA, ibu sudah menderita kencing manis. Selama ini kami hanya mengupayakan upaya medis sederhana dan pengobatan alternatif, untuk menanggulangi derita kencing manis yang ibu alami. Menjelang bulan puasa tahun 2007, kami dipertemukan dengan Tahitian Noni sebagai mediasi kesembuhan ibu. Alhamdulillah Allah mengijinkan penyakit kencing manis ibu terobati dengan mengonsumsi Tahitian Noni Juice 7x20cc setiap hari selama dua bulan. Bulan puasa 2007 menjadi puncak penderitaan ibu kami. Gula darah dalam tubuhnya mencapai angka 474. Ibu sempat tak bisa berjalan karena bengkak dan luka dikakinya. Hal tersebut juga membuatnya mendapatkan vonis amputasi oleh dokter. Sebuah solusi yang tidak diinginkan oleh ibu kami dan kami semua. Sambil mencari alternatif pengobatan lain, kami diperkenalkan oleh Tahitian Noni Juice. Minggu pertama mengonsumsi Tahitian Noni Juice, ibu sudah mulai enak makan. Biasanya ibu tidak bisa makan apapun, karena penyempitan ditenggorokannya. belum lagi masalah jantung yang mendera tubuhnya, sampai-sampai lambung dan paru-parunya ikut mengalami kerusakan. Tapi semuanya berangsur membaik dan normal. Sebulan kemudian, bengkak serta luka dikaki ibu berangsur-angsur membaik. ibu sudah bisa berjalan, bahkan keluhan penglihatan dimatanya juga semakin berkurang. dari sinilah saya yakin bahwa kandungan di dalam Tahitian Noni Juice yang bisa mengatasi masalah kencing manis adalah benar adanya. Saya hanya ingin menekankan, jika Allah SWT menciptakan sesuatu pasti ada manfaatnya, buah noni dari tahiti bisa menjadi penawar penyakit kencing manis yang dialami ibu saya.

Penyakit Gula | Testimoni Kesembuhan Aminudian : Waspada Kesehatan Di Hari Tua

Usia senja menjadi momok bagi sebagian orang terhadap kesehatan mereka. Begitu pula yang dialami oleh Aminudin, 66 tahun. Menginjak masa tua Aminudin mulai khawatir akan tingkat kesehatan yang semakin menurun, “Bertambahnya usia bukan berarti bertambah pula nikmat yang diberikan Allah SWT,” tegasnya. Sejak usia 50 tahun, Aminudin mengalami penurunan nikmat sehat yang diturunkan Allah SWT, mulanya, Aminudin menderita Hipertensi. Ia pun diminta dokter untuk mengurangi makanan yang berpotensi memicu tekanan darahnya. Belum lagi fungsi jantungnya yang semakin tahun semakin menurun kinerjanya. “Saya sempat dioperasi akibat penyumbatan pada jantung,” cerita Aminudin. Saat usianya menginjak 65 tahun Aminudin divonis dokter mengidap penyakit gula, gula darahnya mencapai lebih dari 220. Tingginya penyakit gula Aminudin membuatnya mudah terserang Penyakit Kulit. Karenanya Aminudin harus menjalani diet ketat untuk mengontrol gula darahnya. “Inilah puncak penderitaan saya, saya tidak bisa makan bebas,” katanya. Agustus silam, saat Aminudian menghadiri pengajian di dekat rumahnya, oleh tuan rumah Aminudin di kenalkan Tahitian Noni Juice untuk mengatasi penyakit gula nya. “Saya penasaran dan mencobanya, sehari saya minum 2 x 30 cc,” ungkapnya. Ketika ia mendengarkan pemaparan Dr. Amarullah tentang dosis yang diperlukan untuk penyakit gula, Aminudian melipatgandakan dosis konsumsi Tahitian Noni Juice. Dalam waktu 3 bulan, penyakit gula yang ia derita berangsur-angsur membaik, bahkan dokter yang merawat Aminudian sempat bingung dengan hasil medisnya. penyakit gula Aminudian kembali normal, fungsi jantung serta penyumbatan jantung semakin membaik. “Alhamdulillah Allah SWT telah mengutus Tahitian Noni Juice sebagai obat alami untuk kesehatan saya,” ujarnya senang.

Diabetes Melitus, Tahitian Noni Juice Menangani Diabetes Melitus 40 Tahun | Testimoni Yusuf Ikhsan

Dulu Yusuf Ichsan, 67 tahun, selalu menakar kadar gula yang masuk kedalam tubuh. Pasalnya ia mengidap diabetes melitus semenjak usia 27 tahun. Badan kerap merasa lemas, dan aktifitas terhambat karena tidak boleh merasa lelah. "Cape sedikit pasti badan akan merasa sesak," katanya. Namun semenjak ia rutin mengonsumsi Tahitian Noni Juice April 2008 lalu, gula darahnya yang selalu berkisar 200 keatas, kini berangsur normal menjadi 140. "Sebelum saya menjalani shalat Tahajud, saya mengonsumsi Tahitian Noni Juice dahulu," cerita kakek delapan cucu ini. Cobaan yang diujikan ALLAH SWT kepada Yusuf Ikhsan mencapai puncaknya pada 2003 silam. Sesak nafas yang berkepanjangan, tidak bisa buang air kecil, hingga badannya yang tidak bisa bergerak menjadi pelengkap kasih sayang ALLAH kepadanya. Sudah beragam cara, baik medis maupun alternatif untuk mencari kesembuhan, namun kesembuhan tak jua menyapa. "Saya hanya berikhtiar, hasilnya saya pasrahkan kepada ALLAH SWT," tegasnya. Memasuki tahun ketiga penderitaannya, Yusuf diperkenalkan Tahitian Noni Juice oleh anaknya Natalia Susianingrum. Awalnya Tahitian Noni Juice ditolak mentah-mentah oleh Yusuf, "Katanya jamu! Jamu kok manis, mana bisa buat diabetes melitus ku, yang ada malah tambah parah," ungkapnya dulu. Sekitar 3 tahun anak dan istrinya harus bersabar untuk mengajak Yusuf meminum Tahitian Noni Juice secara rutin. April 2008 lalu, dengan bujukan dan rayuan, akhirnya Yusuf mau mengonsumsi Tahitian Noni Juicesecara rutin. Setiap pagi, sore, dan menjelang sholat Tahajud menjadi jadwall rutinnya mengonsumsiTahitian Noni Juice. Hanya berselang 7 bulan mengonsumsi Tahitian Noni Juice secara rutin, Yusuf Ikhsan kaget melihat hasil lab untuk gula darahnya yang berkisar 140. "Selama 40 tahun belum pernah gula darah saya berkisar kepala angka 1, minimal angka 2." "Alhamdulillah derita saya selama 40 tahun bisa terobati. Dulu saya antipati terhadap jus ini, justru sekarang saya amat membutuhkannya. Karena itu pada kesempatan testimoni ini Tahitian Noni Juice menjadi mediasi kesembuhan diabetes melitus saya. Saya menganjurkan pada mereka yang masih ragu untuk mengonsumsinya. Saya adalah bukti nyata keampuhan jus noni asal tahiti ini. Ingat doa yang diselaraskan dengan ikhtiar adalah solusi terbaik. Artinya keyakinan menjadi faktor penting dalam usaha kesembuhan diri. Dan Tahitian Noni Juice menjadi mediasi tepat untuk kesehatan." Untuk melihat informasi selengkapnya silahkan klik Terapi Diabetes Melitus Dengan Tahitian Noni 

atau

Untuk Harga dan Cara Pesan Tahitian Noni

klik